Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan
Permasalahan yang sering terjadi pada masyarakat dan budaya kita saat ini adalah mengenai padatnya penduduk dan pertumbuhan penduduk di indonesia, serta budaya moral bangsa yang kini telah berubah menjadi budaya barat yang seharusnya kita bisa menjaga budaya ketimuran bangsa kita yaitu bangsa indonesia.
Pertama kita harus mengerti apa itu penduduk dan kebudayaa, berikut adalah pengertian mengenai penduduk.
Pada hakekatnya, pengertian mengenai penduduk lebih ditekankan pada komposisi umur, jenis kelamin dan lain-lain, tetapi juga klasifikasi tenaga kerja dan watak ekonomi, tingkat pendidikan, agama, ciri sosial, dan angka statistik lainnya yang menyatakan distribusi frekuensi.
Penduduk atau warga
suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
Pertama orang
yang tinggal di daerah tersebut. Dan kedua orang yang secara hukum
berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai
surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi
memilih tinggal di daerah lain. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan
manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.
ini beberapa hal hal yang sangat berkaitan dengan kependudukan dengan mengkakulasi permasalahan yang timbul
ini beberapa hal hal yang sangat berkaitan dengan kependudukan dengan mengkakulasi permasalahan yang timbul
Kepadatan penduduk
Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal. Beberapa pengamat masyarakat percaya bahwa konsep kapasitas muat juga berlaku pada penduduk bumi, yakni bahwa penduduk yang tak terkontrol dapat menyebabkan katastrofi Malthus. Beberapa menyangkal pendapat ini. Grafik berikut menunjukkan kenaikan logistik penduduk. Negara-negara kecil biasanya memiliki kepadatan penduduk tertinggi, di antaranya: Monako, Singapura, Vatikan, dan Malta. Di antara negara besar yang memiliki kepadatan penduduk tinggi adalah Jepang dan Bangladesh.
Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal. Beberapa pengamat masyarakat percaya bahwa konsep kapasitas muat juga berlaku pada penduduk bumi, yakni bahwa penduduk yang tak terkontrol dapat menyebabkan katastrofi Malthus. Beberapa menyangkal pendapat ini. Grafik berikut menunjukkan kenaikan logistik penduduk. Negara-negara kecil biasanya memiliki kepadatan penduduk tertinggi, di antaranya: Monako, Singapura, Vatikan, dan Malta. Di antara negara besar yang memiliki kepadatan penduduk tinggi adalah Jepang dan Bangladesh.
Berikut ini saya akan memberikan contoh pengendalian jumlah penduduk dengan mengambil sampel di negara cina
Contoh Pengendalian jumlah penduduk yang dilakukan di negara Cina dengan 1 anak Cukup.
Pengendalian penduduk adalah kegiatan membatasi pertumbuhan penduduk, umumnya dengan mengurangi jumlah kelahiran. Dokumen dari Yunani Kuno telah membuktikan adanya upaya pengendalian jumlah penduduk sejak zaman dahulu kala. Salah satu contoh pengendalian penduduk yang dipaksakan terjadi di Republik Rakyat Cina yang terkenal dengan kebijakannya 'satu anak cukup'; kebijakan ini diduga banyak menyebabkan terjadinya aksi pembunuhan bayi, pengguguran kandungan yang dipaksakan, serta sterilisasi wajib.
Indonesia juga menerapkan pengendalian penduduk, biaasa yang dikenal dengan program Keluarga Berencana (KB), meski program ini cenderung bersifat persuasif ketimbang dipaksakan. Program ini dinilai berhasil menekan tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia.
Transfer (Perpindahan) penduduk yang dilakukan pada negara - negara lain
Adapun dengan perpindahan penduduk bisa mengurangi jumlah kepadatan penduduk, seperti contoh perpindahan penduduk yang dilakukan bangsa bangsa eropa seperti perpindahan penduduk yang terjadi pada negara turki, yunani, dan bangsa bangsa eropa timur lainnya. kegiatan ini pernah terjadi pada negara kita indonesia selama orde baru
Contoh Pengendalian jumlah penduduk yang dilakukan di negara Cina dengan 1 anak Cukup.
Pengendalian penduduk adalah kegiatan membatasi pertumbuhan penduduk, umumnya dengan mengurangi jumlah kelahiran. Dokumen dari Yunani Kuno telah membuktikan adanya upaya pengendalian jumlah penduduk sejak zaman dahulu kala. Salah satu contoh pengendalian penduduk yang dipaksakan terjadi di Republik Rakyat Cina yang terkenal dengan kebijakannya 'satu anak cukup'; kebijakan ini diduga banyak menyebabkan terjadinya aksi pembunuhan bayi, pengguguran kandungan yang dipaksakan, serta sterilisasi wajib.
Indonesia juga menerapkan pengendalian penduduk, biaasa yang dikenal dengan program Keluarga Berencana (KB), meski program ini cenderung bersifat persuasif ketimbang dipaksakan. Program ini dinilai berhasil menekan tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia.
Transfer (Perpindahan) penduduk yang dilakukan pada negara - negara lain
Adapun dengan perpindahan penduduk bisa mengurangi jumlah kepadatan penduduk, seperti contoh perpindahan penduduk yang dilakukan bangsa bangsa eropa seperti perpindahan penduduk yang terjadi pada negara turki, yunani, dan bangsa bangsa eropa timur lainnya. kegiatan ini pernah terjadi pada negara kita indonesia selama orde baru
Setelah kita mengetahui tentang kependudukan dan cara mengatasi banyaknya penduduk sekarang kita wajib tahu apa itu kebudayaan dan kebiasaan apa yang sering terjadi dibudaya kita selama ini.
Pengertian Kebudayaan
Pengertian Kebudayaan
kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi
tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam
pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat
abstrak.
Berikut adapun contoh budaya negatif yang terjadi sehari - hari
1. disiplin dalam hal antrian
2. mengambil hak milik orang lain
3. pergaulan bebas.
4. tidak disiplin dalam management waktu.
5. dll
setelah kita mengetahui beberapa budaya negatif, kita harus bisa mengatasi budaya negatif tersebut dengan melakukan kegiatan posistf - positf.
3. Pengertian
masyarakat
Masyarakat (sebagai
terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk
sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar
interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari
kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah
suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah
sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain).
Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup
bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Permasalahan yang didapat ialah, kemiskinan, kenakalan remaja, Penyakit - penyakit
Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.
Jika terjadi
bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan
sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam.
Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar